Saturday, March 10, 2012

Japan Trip with @pocariID (Part 1)

Bukan hidup namanya kalau tanpa mimpi,
Dan bukan mimpi namanya kalau tidak diwujudkan...

Bisa menginjakkan kaki di Jepang, merasakan dinginnya suhu minus, sampai mengunjungi tempat-tempat yang dulu hanya bisa dilihat lewat foto, rasanya masih seperti mimpi. It's like i’m watching a dream I’ll never wake up from. Rasanya seperti tidak ingin dibangunkan dari tidur. Saat bangun pun masi terasa seperti bermimpi. Tidak berlebihan karena bisa pergi ke tempat yang diidam-idamkan sejak kecil di umur yang-sudah-tidak muda-tapi-belum-tua ini ternyata memang bukan hal yang mustahil. :)

Setelah berminggu-minggu berkutat dengan persiapan, mulai dari dokumen-dokumen yang aseli bikin jerawatan, tugas-tugas yang menumpuk karena memang tidak tersentuh, akhirnya "satu minggu" yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Satu minggu mengunjungi negeri matahari terbit. :)

Berpedoman satu peta dan beberapa lembar kertas berisi list tempat yang ingin dikunjungi, 1 koper ukuran sedang, dan winter clothes, akhirnya perjalanan selama kurang lebih 7 jam pun dimulai. Berawal dari penantian yang lumayan panjang, akhirnya teman yg akan menemani-pun datang, sebut saja namanya agus. hehe.

Ceritanya nungguin pesawat, tapi intinya tetep...makan-makan. :p

Kira-kira satu jam lebih tiga puluh menit perjalanan di pesawat menuju bandara changi, singapura, dihabiskan dengan mengobrol tentang apa saja yang akan kita temui nanti. Rasa bosan & kantuk pun hilang dalam sekejap, apalagi kalau membayangkan seperti apa Jepang yang dulunya hanya bisa diliat di Internet.
Akhirnya pesawat kita, SQ 963 pun tiba di changi, agak nyesek juga ngeliat betapa "wah" nya bandara di sini, mau pindah stasiun keberangkatan aja musti naik skytrain. #udikberkualitas

Perbedaan antara yg mau pijet beneran sama yg mau foto doang.

Setelah mata dimanjakan oleh sederet toko oleh-oleh, sampai outlet dengan brand-brand terkenal, akhirnya kita putuskan masuk ke waiting room, sebelum sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi. #tamparmukasebelumkalap

Antrian panjang SQ dengan tujuan Narita Airport,
isinya orang jepang semua. #yamenurutloe

Daaaan 6 jam perjalanan menuju Narita Airport pun dimulai, dapet satu kursi kosong di sebelah dan sebelahnya lagi ada kukak cantik yg ceritanya kepisah sama pasangannya. Buru gue kasih tas di kursi yang kosong biar ngga dipake. muahahah. #evilsmirk

Saatnya menikmati perjalanan dengan SQ. Ittekimasu! *langsung selimutan biar ngga kedinginan*

3 comments:

Pondrafi said...

akhirnya bisa komen juga.. masak blog cuman dibaca gak ada respon. gak seru donk. hehehe

pertama, aku juga apal ma temenmu yg satu itu Zain waktu voting dulu. kayaknya kalian berdua memang gampang diinget wajahnya ya. haha

ngomong2 ini lagi chapter 1 ya?? kok cuman di bandaranya aja.. tp boleh lah dibuat to be continued. kan jadi tambah pensaran mau baca cerita berikutnya.

hmm.. akhirnya mimpimu terwujud ya Zain. memang benar, mimpi itu bisa diwujudkan. jika kita berusaha tentunya. :-D
ngomong2 blogmu bisa memberikan inspirasi lho..

archevolution said...

ROFL, makasih sarannya senpai. Iya nih dibikin per chapter, biar urut ceritanya. Biar gak kepanjangan juga, imaginasi suka liar soalnya.:D

hehe, syukur deh kalo bisa memberi inspirasi. Ditunggu komen2 nya lagi senpai. :D

Pondrafi said...

siap. jgn bosen lho klo aku komenin terus. maklum, sering OL di blog dan last.fm ketimbang jejaring sosial yg lain. hhe

Post a Comment

A journey is best measured in friends rather than miles ~Tim Cahill~

 
;